Laman

Kamis, 12 Februari 2015

Nama adalah Harapan



“Apalah arti sebuah nama” pernah dengar kalimat tersebut?? Kalimat yang disebutkan William shakepeare dalam bukunya. Penting ga sih sebuah nama? Menurutku Nama itu penting sebagai identitas dan jati diri seseorang (ga tau deh mas Dhani sama Mba Titi #dankemudiangawur hahaha). Nama merupakan identitas seseorang, kebayang ga sih kalau di dunia ini ga ada nama. Di KTP ga ada nama, di ijazah ga ada nama. Pasti orang2 bakal manggil, Woi..woi, atau eh kamu iya kamuuu…#aladodit 

Selain sebagai identitas, nama juga merupakan doa dan harapan. Salah satu kewajiban orang tua adalah memberikan nama yang baik untuk anaknya. Karena nama adalah doa, makanya Rasulullah menganjurkan orang tua untuk memberikan nama anak yang bagus. 


Sebagaimana dalam Hadits Nabi Muhammad SAW: Dari Abu Hurairah ra, Nabi saw bersabda, "Sesungguhnya kewajiban orang tua dalam memenuhi hak anak itu ada tiga, yakni: pertama, memberi nama yang baik ketika lahir. Kedua, mendidiknya dengan al-Qur'an dan ketiga, mengawinkan ketika menginjak dewasa."

Nama memiliki pengaruh penting dalam membangun kepribadian, cara hidup, bahkan lingkungan. Ketika Nabi -shalallahu alaihi wasallam- tiba di Kota Madinah, kota Madinah masih bernama Yatsrib. Beliau menggantinya dengan nama Thoibah atau Madinah. Keduanya menunjukkan makna nama yang baik. Nama yang baik itu sendiri pada dasarnya menjadi sumber pengharapan yang baik. Karena itu, sudah seharusnya kedua orang tua memilih nama yang baik, hingga menjadi penginspirasi kebaikan bagi anak.

Dalam keluarga besarku, setiap ada saudara yang melahirkan, tante, kakak sepupu dan saudara lainnya pasti langsung menghubungi dan menyuruh mempersiapkan nama bayi yang islami tapi modern. Entah kenapa aku yang disuruh, padahal anak sendiri juga belum punya.. hahahaha Tapi aku sendiri menikmati kepercayaan ini. Hingga saat ini mungkin sudah lebih 10 anak menggunakan nama pemberian dariku. Sehingga si abang menjuluki aku “Konsultan Nama Bayi”. Hahahahhaha

Filosofi Nama
Namaku Nurul Hikmah. Nama pemberian Ayah yang berarti “Cahaya Kebijaksanaan”. Dengan harapan kelak aku menjadi penerang dan pembawa cahaya seraya menjadi pribadi yang bijak. Abangku Ridha Sahputra, Sedangkan Adikku Raudhah. Nama kami bertiga memang pasaran, tapi memiliki arti yang baik dan islami. Buktinya nama kami banyak dijadikan nama mesjid, Mesjid Ridha terletak di Kabupaten Bireun, Masjid Nurul ada dimana2 salah satunya dikampungku sendiri, sedangkan Raudhah adalah salah satu tempat dalam mesjid Nabawi yang merupakan tempat mustajabnya Doa. Subhanallah yaa... Memang nama kami nama pasaran, mulai dari nama orang, pesantren sampai nama mesjid. Jangan salah, nama pasaran itu menandakan bahwa itu merupakan nama baik dan bagus, sehingga orang rame menggunakan nama tersebut. Hehehe…(setidaknya menurutku begitu lah kira2)
Contoh lain: Sahabatku namanya Miftahurrahmah artinya kunci rahmat, karena ia anak pertama mungkin orang tuanya berharap dengan kehadirannya kedunia menjadi kunci dan awal segala rahmah dalam keluarganya. Ada juga nama Muhammad Bahagia, mungkin orang tuanya mengharapkan semoga kelak anaknya senantiasa bahagia. Walaupun sedang sedih dan ditimpa musibah dia tetap Bahagia (yaialah wong itu memang namanya, ga mungkin ganti kan??) atau Muhammad Rais kelak menjadi pemimpin yang terhormat dan mulia. Sholeh Alfaraby dan lain sebagainya. Setiap nama memiliki arti dan filosofi tersendiri.
Dan nama adalah tanggung jawab, karena itu mencerminkan pribadi seseorang. Karena nama adalah doa, semoga sesuai dengan harapan orang tua. Pesan untuk calon orang tua, salah satu kewajiban dan tugas orang tua adalah memberikan nama yang baik, mendidik dan mengajarinya arti kehidupan.
Semoga kita bisa menjaga nama baik yang telah diberikan orang tua kita dan terus memperbaiki diri.

Kalau arti dan filosofi nama kamu apa??? Boleh dong share disini. ;)
Semoga bermanfaat, terimakasih udah berkunjung.


Salam,

Konsultan Nama bayi (hihihi)

Tidak ada komentar: