Dua hari yang lalu,
tiba-tiba mata saya yang sebelah kanan merah setengah. Saya langsung panik melihat
mata saya yang kemerahan pekat, padahal ketika subuh tadi mata saya tidak
apa-apa, tidak sakit, pun semalam saya tidak begadang. Saya mulai panic dengan
keadaan seperti itu dan akhirnya memutuskan memakai kacamata ketika pergi ke
kantor. Karena panic saya langsung bbm teman karib saya yang berprofesi sebagai
bidan. (Itulah enaknya punya teman yang bergelut di berbagai profesi. Ketika
saya kurang sehat saya sering bertanya kepada teman saya yang profesi bidan
atau dokter, ketika saya ingin bertanya soal agama, sya bertanya kpd teman yang
mahir agama, ketika kurang mengerti tentang teknologi saya tinggal bertanya sm
teman yang mahir IT, ketika ingin tahu final champions league tinggal bbm
teman pencinta bola…#nah loh??) hahahaha
Rabu, 30 April 2014
Minggu, 13 April 2014
Ingin Melihat Sunset, Ke Ulee Lheue Aja!!!
Banda
Aceh merupakan salah satu kota di Provinsi paling barat Indonesia. Setelah peristiwa
tsunami tahun 2004 lalu yang meluluhlantakkan Aceh, Pemerintah kota Banda Aceh bekerja keras berbenah dan
menata ulang kembali kota yang sempat porakporanda dan menjadikannya model kota
madani berbasis syariat Islam.
Letaknya
di ujung pulau Sumatera dan dikelilingi oleh pantai-pantai eksotis yang indah
menjadi salah satu destinasi wisata yang harus dikunjungi oleh para traveller. Salah satu pantainya adalah
Pantai Ulee Lheue, yang terletak di kecamatan Meuraksa, Banda Aceh, Aceh. Disinilah terletak
pantai dan Pelabuhan Ulee Lheue. Pelabuhan Ulee Lheue menjadi andalan objek
wisata Kota Banda Aceh karena perairannya berhadapan langsung dengan Pulau Aceh
dan Pulau Sabang dan memiliki panorama sunset yang indah. Lokasinya mudah
diakses karena tidak jauh dari pusat kota, sekitar 15 menit berkendara dari Pusat Kota melewati Blang Padang dan
Punge Blang Cut. Sangat tepat untuk rekreasi keluarga, melepas penat usai
bekerja atau hanya sekedar hang out dengan sahabat melewati senja bersama.
Sabtu, 12 April 2014
Serunya Liburan Ke Pantai Pulau Kapuk
Jumat, 07 Maret 2014
Arti GIB Bagi Seorang Nurul Hikmah
Icon GIB
Gam Inong Blogger atau yang sering disebut GIB merupakan
salah satu perkumpulan para blogger di Aceh. Banyak komunitas blogger lainnya
yang lebih dulu muncul, namun GIB berhasil menjadi salah satu yang terpopuler dan asik karena disini banyak banget blogger-blogger Aceh yang keren, produktif dan
kreatif. Yang membedakan GIB dengan yang komunitas lainnya adalah dari system perekrutan
anggotanya. Ada beberapa komunitas internet yang populer di Aceh, ini merupakan tulisan bang Monza Aulia,bisa baca disini.
Senin, 10 Februari 2014
Lelah
KETIKA JIWA RAGA KU LELAH…
PENAT MERAJA…
RASANYA INGIN KU MUNTAHKAN SAJA SMUA
INI…
TANPA SISA…
KETIKA SMUA TAK LAGI MENYAPA…
TAK SATU PUN YANG MERASA…
PANTASKAH AKU BERDUKA???
KETIKA SEMUA INGIN KU LEWATI…
NAMUN, EMOSI MENGHAMPIRI…
HARUSKAH AKU BERHENTI???????
JAWAB AKU!
GA KEREN, KALAU BELUM MASUK PESANTREN
"Tulisan ini saya ikutsertakan dalam lomba "Menulis Santri" tingkat Nasional yang diadakan oleh salah satu Majalah Islami ternama di Indonesia. Ini Tulisan pertama yang saya kirim ke redaksi dan Alhamdulillah Juara Favorit."
Tahun 2002 adalah tahun aku menamatkan sekolah dasar (SD) dan
memilih melanjutkan studi ke sebuah pondok pesantren ternama di kota
kelahiranku. Pesantren Ulumuddin namanya, sebuah pesantren terpadu yang
terletak di sudut Kota, tepatnya di perbukitan Uteunkot Cunda Kota Lhokseumawe,
Provinsi Aceh. Pesantren ini sudah berdiri sejak tahun 1990 dan telah berhasil
mencetak lulusan yang sebagian besar tersebar melanjutkan studi di nusantara
dan Jazirah
Arab,
seperti Mesir,
Mekkah,
Madinah,
dan Syiria.
Pesantren yang mengadopsi gaya Pesantren Gontor ini juga memadukan antara pembelajaran
sekolah dan kitab kuning serta menerapkan bahasa arab dan bahasa inggris
sebagai bahasa harian. Untuk masuk ke pesantren favorit ini tidaklah mudah
kawan, selain sebagai pesantren favorit se-antero aceh utara dan Lhokseumawe
yang banyak diincar oleh siswa berprestasi, ujian masuknya juga menguji
kemampuan berbahasa arab dan bahasa inggris. Sungguh ujian yang sangat sulit
mengingat waktu itu bahasa arab belum menjadi pelajaran pokok di SD.
“Mak, adek masuk ke pesantren ya?” pintaku pada Mak saat itu. Aku
memanggil ibuku dengan sebutan Mak. “Ga boleh, adek kan baru tamat SD.
Masih umur 12 tahun, masih kecil untuk usia merantau, Mak ga kasih” Mak langsung menolak permintaanku. Memang yang Mak takutkan bukan hanya
usiaku yang masih muda, tapi karena fisikku yang kerap sekali sakit, bisa
dibilang aku adalah anak berpenyakitan dan tidak bisa jauh dari obat.
Namun, keinginanku masuk pesantren sudah bulat. Malah aku
bersikeras kepada orang tua tidak akan melanjutkan sekolah jika tidak di
pesantren. Aku terus berusaha sekuat tenaga menyakinkan ayah. Dan alhasil, ayah
mengalah dan memberi kesempatan bagiku untuk mencobanya. Ayah juga menyakinkan Mak untuk membiarkan putri keduanya melanjutkan studi sesuai dengan
kemauannya.
Setelah mendapatkan restu, akupun mempersiapkan diri mengikuti
ujian tulisan dan lisan. Masih segar diingatanku, pertanyaan-pertanyaan saat
wawancara, “Kenapa masuk pesantren? Di Pesantren makan ikan asin, sayur rebus
dan tempe. Apa kamu sanggup?”tanya penguji mengetesku. “Sanggup!” jawabku tegas
tanpa ragu.
CERMIN BUKAN TEROPONG
Kenal sama Farh*t Ab*as??? Yang lagi hot di infotaiment mengenai perceraiannya dengan Nia Daniati??? Hampir sepekan ini di semua tv memberitakan tentang dia (Buka R*TI dibahas dia, buka SC*TV dia lagi, makanya jadi tau berita ini) karena bosen sama berita itu2 aja, mending nonton Metro melihat duka saudara kita di Sinabung dan Banjir Manado.
Langganan:
Postingan (Atom)

